
Lembar fakta Indonesia
Gambaran kondisi pembangunan di Indonesia sebagai dasar kolaborasi SNV dengan pemerintah dan mitra untuk mendorong sistem yang inklusif, tangguh iklim, dan dikelola dengan baik.
Abstract
Indonesia berada pada titik krusial dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Sektor pertanian memegang peran strategis dengan menyerap sekitar 30% tenaga kerja nasional dan menyumbang lebih dari 12% Produk Domestik Bruto (PDB). Peran ini menjadi kunci dalam memperkuat sistem pangan nasional, meningkatkan ketahanan air, serta mempercepat transisi menuju energi bersih—fondasi penting bagi pembangunan yang inklusif dan berketahanan iklim.
Namun, berbagai tantangan struktural masih membayangi. Pada 2024, hampir 9% penduduk hidup di bawah garis kemiskinan, sementara sekitar 20% anak mengalami stunting. Tekanan lingkungan kian meningkat, ditandai dengan pencemaran 59% sungai, hilangnya hampir 200.000 hektare hutan, serta meningkatnya ancaman terhadap keanekaragaman hayati. Risiko perubahan iklim—seperti degradasi lahan, ketidakamanan air, dan cuaca ekstrem—juga semakin memperburuk kerentanan masyarakat.
Sejak 2013, SNV menghubungkan inovasi lokal dengan agenda nasional untuk mendorong sistem pangan-pertanian, energi, dan air yang berkelanjutan dan inklusif. Bersama para mitra, SNV memperkuat rantai pasok yang dapat ditelusuri, layanan sanitasi dan higiene di lebih dari 20 kota dan kabupaten, serta tata kelola sumber daya air berbasis DAS. Melalui kolaborasi multipihak, digitalisasi, dan pembiayaan campuran, SNV mempercepat perubahan sistemik yang mendorong kepemimpinan lokal, bermitra dengan perusahaan swasta, dan koordinasi multipihak multisektor.
Informasi lebih lanjut
Kunjungi halaman negara Indonesia
Available in other languages
The fact sheet is also available in English